Titik Awal Entrepreneur
Mimpi untuk jadi entrepreneur memang harus dilakukan dengan extra juang, semua di mulai dari nol. Kendala paling utama adalah mengelola mood, turun naiknya mood sering membuat semua terbengkalai, plan yang telah di tetapkan jadinya berjalan dengan tidak konsisten. Dan fokus ke hanya satu hal itu yang sangat sulit, maunya banyak hal dilakukan bersamaan dan mendapatkan hasilnya secara 'bimsalabim'. Walhasil semua berjalan tidak sesuai ekspektasi dan yang pasti hasilnya tidak sesuai juga dengan target.

Dalam menjalankanya ga semudah membalikan telapak tangan, seperti kebanyakan orang bilang "lebih enak punya usaha sendiri, bla..bla..bla.." Tetapi kenyataan di lapangan ga seperti itu, mental sangat ditempa disini. Dan harus extra berpikir bagaimana caranya membangun sesuatu yang tiada menjadi ada. Kalau ditanya lebih banyak suka atau duka? pasti akan saya jawab duka. Disaat jadi pegawai... kesejahteraan lebih terjamin, kesehatan, asuransi dan kalau uang habis tinggal tunggu gaji berikutnya. Ga usah pusing mikirin pemasukan di bulan berikutnya. Tetapi jadi entrepreneur, harus memperhitungkan banyak hal, mulai dari menciptakan sesuatu yg tiada menjadi ada, membuat dan menjalankan business plan, mensosialisasikan brand nya, management business, meningkatkan profit (ini yang sangat penting) dll. 

Lika liku sedang dijalanin, kandas disana, kandas disini. Oke!!! Saatnya untuk fokus. Kegagalan satu dan kegagalan yang lain tidak akan memupuskan mimpi entrepreneur. Merivisi ulang plan dan mencharge semangat yg kemaren sempat hilang (tepatnya bukan hilang tetapi memudar setelah extra rhody sebelum lebaran, rencana istirahat dulu malah keasyikan leyeh2nya). Setelah menjalani masa leyeh-leyeh, kendala kedua adalah memanage pemasukan yang kurang termaintance dengan baik, management keuangan masih tercampur dengan pengeluaran kebutuhan pribadi. Oke that was totally wrong!!!!  How could i pay for insurance (result dr leyeh-leyeh tanpa pemasukan) and crash now!!

Oke beberapa pelajaran telah di dapat, tinggal mewujudkan mimpi besar yang tertunda. Langkah awal yaitu rajin browsing di internet tentang bisnis, ukm dan mengaktifkan kembali socmed yang sempet vakum, bergerilya di FB teman, memulai say 'hello' dengan teman baru & teman lama dan meng-comment wall teman. Semua ini merupakan salah satu cara untuk membangun networking. Berkat comment ke wall teman juga yang menghantarkan ke seminar Green Business workshop "Taking Advantage Of The Growing Green  Business" yang diselenggarakan oleh Kementrian UMKM dan Korea di Smesco. Keikutsertaan yang ga disengaja karena comment di wall teman di dunia maya, Makasih Bunda Desy atas informasi dan undangannya.


So.... mau jadi entrepreneur atau employee?? sama aja beratnya, ga ada yang mudah, semua tergantung individu dalam menyikapinya. Dan yang terpenting fokus pada tujuan dan konsisten.


Bravo!!!
Read More...
Repost Curcuhat Blog
Mario teguh said :
Besarkanlah hatimu dan bebaskanlah ia
dari penyesalan atas kesalahan masa lalumu.

Ikhlaslah menerima bahwa engkau dulu
tak semengerti hari ini, dan engkau sudah bukan pribadi
yang bisa melakukan kesalahan seperti itu lagi.

Bukan kesalahan masa lalu
yang membatalkan kebaikan masa depan,
tetapi kesalahan masa kini.

Syukurilah hidup yang telah dirahmatkan kepadamu,
dan damailah dengan diri baikmu hari ini.

*****************************
Bagus sekali kata2nya, memang benar klo masih terbelenggu masa lalu maka kita ga akan pernah bangkit dan meraih hari esok dengan suka cita.
Oleh Karena itu kita harus semangat tuk meraih hari esok, so lakukanlah yg terbaik dimasa kini,
dan mesti mensyukuri hidup ini biar jiwa and hati ini tentram dlm menghadapi lika liku hidup. =)

* Semoga Semua Berbahagia*

# Posted: Selasa, 31 Agustus 2010 by Haeni @Curcuhat Blog.
Read More...
Jawablah!
Apa yang sedang kau lakukan?
Merenung.
Apa yang kau renungkan?
Diri ini!
Ada apa dengan dirimu?
Entahlah!!
Maksudnya?
Aku tidak tau.
Kenapa sampe kamu tidak tau?
Aku tidak mengerti
Hal apa yang ngebuat kamu tidak mengerti?
Diri ini!
Ada apa dengan dirimu?
Karena aku tidak tau siapa diriku.
Kenapa kamu sampe tidak tau?
Karena aku tidak mengenal diriku.
Karena aku tidak tau apa yang kuinginkan.
Karena aku tidak tau apa yang akan kulakukan.
Hanya satu yang aku tau...
Biarkan aku melangkah kemanapun yang aku suka.
Karena....
Aku ingin melakukan apa yang ku inginkan.
Aku ingin pergi kemanapun kaki membawaku.
Kan kutelusuri setiap inci tempat-tempat yang belum kusinggahi.
Kan kubiarkan hati menuntunku melala buana.
Kan kubiarkan jiwa ini bergerak bebas kemanapun angin membawa.
Kalau tau apa yang kamu inginkan, kenapa kamu tidak melakukannya?
Karena aku tidak bisa bergerak sesuka hatiku.
Adakah yang mengikatmu?
Tidak ada.
Lantas apa yang menghalangimu?
Diriku!
Kenapa?
Entahlah, aku merasa ada beban.
Dan aku tidak mengerti apakah itu.

# Posted: Sabtu, 31 Juli 2010 by Haeni @Curcuhat Blog
Read More...
What Are You Looking for
Untuk menuangkan suatu ide kedalam tulisan itu ternyata ga gampang yah. Sebenernya udah ada beberapa tema yang terlintas, tetapi....... sambil mikir2 'apakah pantas jika ditulis di blog?' or 'kayaknya jangan dulu deh, ga tepat waktunya'. Cuma klo diliat lagi nama blognya 'CuCurHat' so.... what ever i want to write, i think it's nope. Coz... CuCurhat itu curahan hati, jadi.... bebas dan tidak terikat, tidak mesti spesifik temanya. But... mesti hati-hati juga, nanti bisa-bisa curhat colongan lagi, ga lucu kan klo hal-hal yang completely private jadi konsumsi publik.

Klo dipikir-dipikir (kebanyakan mikir yah, tapi mana... take action-nya yah, jadi pusing) isi blog seperti apa yah yang sangat menarik untuk dibaca? artikel, cerpen, info-info ter-update or dll.
Klo ada yang mo ngasih saran, silakan. ditunggu jawabannya. thanks.

# Posted: Senin, 19 Juli 2010 by Haeni @Blog Curcuhat, corat-coret yg sayang bila dibuang.
Read More...
Games
'Games' kata yang ga asing buat siapapun, siapa yang kenal dengan kata tersebut?! hampir semua kawula pada kenal dari yang muda sampai tua. Apalagi buat yang muda, mungkin ja udah seperti belahan jiwa sendiri (lebay.com) terasa hampa hari2 tanpa game. Pulang sekolah mampir sebentar ke tempat PS (klo dibilang sebentar, salah banget coz bisa seharian mpe lupa klo hari dah sore), ijin ke ortu bilangnya ngerjain tugas dirumah temen atau ada les, whatever alasannya yang penting bisa nge-game tanpa digangguin siapapun. Bahkan waktu ngerjain tugas juga diselingi dengan games, alasannya "pusing!!!, rehat dulu deh" atau "refresh-in otak dulu" =). Klo di itung-itung waktunya lebih banyak selingannya daripada mengerjakan yang utamanya.

Jangankan anak muda yang dah agak gedean juga seperti itu (tar kesinggung klo dibilang tua xixixixi...), istirahat kantor, bis makan langsung buka pc atau laptop, siap meluncurkan strategi game berikutnya. Ehm... ada juga yang pasang muka serius di depan kompi seolah-olah sibuk mengerjakan kerjaan kantor (nah klo yang ini neh salah satu ciri pegawai berdedikasi tinggi, padahal sih lagi maen game disaat bos ga ada xixixixi..).

Sebenernya maen game juga sah-sah ja klo ditempatkan pada tempatnya seperti klo lagi jenuh atau butuh refresh sedikit, tetapi game ibaratnya seperti psikotropika atau rokok, bisa addicted. Klo cuma sejam dua jam memainkan game sih ga masalah tetapi klo sampe seharian penuh bahkan mpe berhari-hari apalagi klo dah sampe mendarah daging, wah.... report banget tu!! bisa-bisa terbengkalai kegiatan yang laen. Gimana ga bikin ketagihan, coz rata-rata game ada tingkat levelnya. Jika satu level dah dirampungi maka akan nambah semangat untuk menghadapi tantangan di level berikutnya atau juga 'seperti apa yah level berikutnya?!'. Dan klopun kalah bukan bikin player-nya menyerah malah akan menimbulkan rasa penasaran yang sangat tinggi 'duh... masa kaya gini ja ga bisa sih or... gw ga boleh menyerah masa dikalahin ma game!'.
Ehm... masih banyak sih alasan yang lain, tapi klise yah..... klo dengan game begitu semangatnya kita menghadapi setiap tantangan-tantangan didalamnya bahkan seolah-olah harga diri kita juga dipertaruhkan didalamnya. Coba klo semangat dan rasa penasaran yang tinggi itu diterapkan juga dalam menghadapi kehidupan ini untuk meraih setiap impian dan tujuan hidup, pasti semua rintangan akan terlewati dengan passion sehingga semua akan berbahagia (minimal) pada akhirnya. =)

Padahal hidup itu kan juga seperti game, butuh semangat dan usaha yang pantang menyerah. bedanya game buatan manusia bisa diliat dengan monitor kecil, tetapi.. game kehidupan ga bisa diliat dengan monitor kecil, harus dilihat dengan mata dan hati.
So......... anggap dan perilakukanlah kehidupan itu seperti game yang sering kita mainkan agar kita punya passion untuk mencapai apa yang kita inginkan.

Success for us =)

# Posted: Minggu, 18 Juli 2010 by Haeni at Curcuhat Blog 
Read More...

INGIN BERLANGANAN BLOG KUPASTUNTAS-MATADUNIA ? SILAKAN MASUKAN EMAIL KAMU

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  • About Me

    Foto Saya
    Haeni
    Ehm... I'm just ordinary human and you will know when read my article So... You can see when know me ;)
    Lihat profil lengkapku

    Pengunjung FB bisa follow dibawah ini loh ;)

    ^_^