Puzzle Kenangan
Langit berawan, udara terasa sejuk, duduk di balkon kamar sambil ditemanin manisan buah pala, sayup-sayup terdengar suara azan ashar berkumandang, waktu berjalan terasa cepat, semakin hari ritmenya semakin cepat, terkadang tidak sanggup mengejarnya, tetapi... apakah harus di kejar? antara logika dan kalbu yang dapat menjawabnya.

Sebelum tangan menari bebas di keyboard ada kewajiban yang harus diselesaikan terlebih dahulu (take a rest for a while, don't go anywhere)  i'll be back... *_^

'Go a head my pretty boss, i'm ready... i'm ready...' itu suara lapty kalau monitornya sudah dihidupkan kembali. Wah... semakin pinter dia berbicara, nanti kita belajar kata-kata lain ya, uhuy!! Ga masalah kan narsis sedikit wong yang ngedengernya yang punyanya sendiri.  ^_^

Langit semakin berawan, hujan mulai turun pelan-pelan, kicauan burung semakin terdengar sibuk mencari tempat berlindung, suara rintik-rintik dan angin sepoi-sepoi membuat suasana terasa tentram ditambah dengan bau daun dan tanah basah, moment seperti ini saat yang tepat untuk 'berbengong-bengong ria', ehm.... berbengong-bengong ria?' rasanya tidak tepat kata-katanya, mungkin yang lebih tepat 'menikmati dan menelusuri sebuah pikiran', yang dapat men-triger memori lama muncul kembali terutama perjalanan hidup yang penuh dengan petualangan dan pengalaman. Membangkitkan emosi dalam kenangan suka, duka maupun lucu karena kekonyolan yang pernah dibuat. Sinkronisasi frekuensi antara hati, jiwa, raga dan alam dapat membuat impulse-impulse neuron bergerak lebih aktif dan positif yang melahirkan sebuah pemikiran dalam ketenangan jika semua berada dalam keadaan zero.... hati, jiwa dan raga.


Setiap jejak langkah pasti tersimpan dengan rapi dalam sebuah memori, jika dikupas satu persatu maka akan menjadi sebuah cerita yang menarik dan juga dapat melatih otak untuk meningkatkan daya ingat. Tidak ada salahnya reuni sedikit dengan kenangan-kenangan masa lalu dan membuka rangkaian puzzle-puzzle lama yang telah tersusun, dari yang konyol, lucu, bahkan yang menegangkan. Bagaimana ketika di hukum guru, dikejar tukang bajay, ngerjain teman, di kejar orang gila, dikejar kumpulan banci, rebutan tas sama copet ^_^. ah... masih banyak ceritanya.

Ehm... yang mana dulu yah... Dikejar Tukang Bajay aja dulu kali yah.
Waktu SD sering pulang sekolah bareng dengan sepupu, suatu hari kami tidak dijemput, dia mengajak untuk naek angkot dan menunjukan trik bagaimana membayar ongkos dengan harga super hemat, jantung sudah cenat-cenut (kaya lagu sm*sh) takut ketauan, karena dia lelaki dan bilang 'tenang ja' dengan gaya sok cool-nya ngebuat diri rada berani sedikit (dikit doank sih...). Tujuan sudah sampai dan saatnya membayar, wadau...


Continued to next posting...
*_^





Read More...

INGIN BERLANGANAN BLOG KUPASTUNTAS-MATADUNIA ? SILAKAN MASUKAN EMAIL KAMU

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  • About Me

    Foto Saya
    Haeni
    Ehm... I'm just ordinary human and you will know when read my article So... You can see when know me ;)
    Lihat profil lengkapku

    Pengunjung FB bisa follow dibawah ini loh ;)

    ^_^